Saturday, 19 May 2012

Cara mudah blokir situs porno dengan DNS NAWALA

Siang ini rohman-screamo.com akan share tentang Cara Mudah Blokir Situs Porno Menggunakan DNS Nawala “Pada tahun 2008 dan 2009, Indonesia berada pada urutan ke tiga dari beberapa negara di Asia setelah Vietnam, Kroasia dan beberapa negara eropa lainnya,” kata Ketua Gerakan JBDK pusat, Peri Umar Farouk, saat tampil sebagai nara sumber pada sosialisasi Undang-Undang Nomor:44/2008 tentang pornografi di kendari, Rabu.

Oleh karena itu, kata Peri Umar, dengan kegiatan sosialisasi UU pornografi tersebut, meski sifatnya sangat singkat tetapi pemahaman terhadap pornografi khususnya bagi peserta yang ikut pertama kali ini bisa menyosialisasikan kepada orang lain ataukah tetangga terdekatnya.

Kebanyakan pengguna internet di indonesia adalah remaja remaja yang baru gede alias ABG yang ingin tahu segala hal yang ada di luar sana dan tidak sedikit yang menyalah gunakan internet sebagai media terbesar untuk mencari cari informasi dan lain lain..

Oleh karena itu di butuhkan suatu DNS yang berfungsi untuk memblokir situs situs negatif dan terlarang diantaranya adalah situs porno, DNS ini baik ditujukan untuk para pengguna warnet rumahan dll rekomendasi supaya warnet tidak bisa mengakses situs porno adalah menggunakan DNS ini dan supaya keluarga anda terhindar dari situs situs berbahaya.
1. Bagaimana cara menggunakan DNS Nawala?
Ubah DNS pada komputer atau server Anda ke alamat IP DNS Nawala. Hanya itu saja, dan Anda sudah siap menggunakan DNS Nawala. IP DNS Nawala adalah:

180.131.144.144

180.131.145.145

2. Operating System apa saja yang bisa menggunakan DNS Nawala?
Hampir semua OS yang umum digunakan (Windows, Mac, Linux) dapat memanfaatkan DNS Nawala. Cara mudah setting DNS Nawala, silakan baca di situs Nawala Project atau di SpeedyWiki.
3. Siapa yang boleh menggunakan DNS Nawala? Apakah dikenakan biaya?
DNS Nawala dapat digunakan siapa saja, mulai dari pengguna rumahan sampai pengguna komersial. Tanpa batasan penyedia jasa layanan internet yang digunakan. Pengguna tidak dikenakan biaya apapun..
Yang harus Anda ingat, teknologi blokir / filter tidak pernah menjamin bahwa Internet yang diakses oleh anak atau murid kita, atau oleh siapapun, akan bebas dari konten negatif 100%. Untuk di rumah atau di sekolah, peran komunikasi yang baik dan intensif antara orangtua dengan anak, atau guru dengan murid, jauh lebih efektif untuk meminimalisir dampak negatif di Internet. Teknologi apapun, hanyalah sebagai alat bantu!
Cukup sekian yang bisa saya share, gunakan kemajuan tekhnologi sebijak mungkin dan jangan menyalah gunakan tekhnologi...

0 comments:

Post a Comment